KULIT SEHAT, BEBAS PSORIASIS "MEMPERINGATI HARI PSORIASIS SEDUNIA"

Kamis Pahing, 28 Oktober 2021 13:18 WIB ∼ 139

Memperingati Hari Psoriasis Sedunia 29 Oktober 2021, adalah momentum yang tepat untuk mengenal dan meningkatkan kewaspadaan terhadap Psoriasis. Psoriasis adalah suatu penyakit inflamasi sistemik terutama pada kulit yang bersifat kronis residif, dapat mengenai semua usia yang ditandai dengan gambaran klinik bervariasi berupa plak kemerahan yang ditutupi oleh sisik tebal putih seperti perak dan berbatas tegas.
Lesi pada psoriasis umumnya berdistribusi secara simetris dengan predileksi terutama di daerah siku dan lutut, kulit kepala, lumbosakral, bokong dan genitalia.

Tekstur kulit yang terinfeksi pada pengidap psoriasis memiliki bentuk yang khas sehingga dokter dapat mengenalinya dengan mudah. Dokter juga akan menanyakan riwayat kesehatan keluarga serta mengadakan pemeriksaan fisik kulit.

Jika membutuhkan kepastian diagnosis, dokter akan mengambil sampel kulit yang kemudian diperiksa di laboratorium. Tujuan prosedur biopsi kulit ini adalah untuk memastikan jenis psoriasis yang diidap pasien sekaligus menghapus kemungkinan adanya penyakit lain, misalnya dermatitis seboroik.

Diantara gejala umum psoriasis antara lain :

  •     Bagian kulit memerah yang terasa tebal, kering, dan bersisik.
  •     Kulit pecah-pecah yang terkadang bisa berdarah.
  •     Kuku yang menebal dengan tekstur tidak rata.
  •     Sendi-sendi yang membengkak dan kaku.

Faktor pemicu munculnya psoriosis diantaranya adalah :

  • Infeksi tenggorokan. Psoriasis gutata yang biasa menyerang anak-anak dan remaja terkadang muncul setelah pengidap mengalami infeksi tenggorokan.
  • Cedera pada kulit, misalnya tergores, gigitan serangga, atau terbakar matahari.
  • Konsumsi minuman beralkohol yang berlebihan.
  • Obat-obatan tertentu, misalnya litium, obat-obatan tekanan darah tinggi, serta obat antimalaria.
  • Merokok.
  • Obesitas.
  • Stres.
  • Gangguan sistem kekebalan tubuh, misalnya karena mengidap HIV.
  • Perubahan hormon, khususnya pada wanita saat menopause atau haid.

Cara - cara untuk mencegah terjadinya psoriasis diantaranya adalah :

  • Gunakan obat sesuai dengan resep dokter
  • Beritahu dokter tentang semua obat yang Anda gunakan, termasuk obat-obatan tanpa resep
  • Berjemur di bawah sinar matahari yang lembut
  • Menjaga kebersihan kulit dengan baik
  • Rutin menemui dokter Anda
  • Hindari kemungkinan terjadinya infeksi oleh bakteri. Kemerahan di sekitar kulit yang terluka, bernanah, nyeri atau pembengkakan pada kelenjar getah bening, serta demam adalah tanda-tandanya
  • Menghindari cedera kulit dan kulit kering. Ini dapat memicu penyakit
  • Hubungi dokter jika:- Tanda-tanda infeksi muncul- Luka memburuk, atau muncul luka baru bahkan jika Anda sedang menjalani terapi- Ada bintil di kulit terutama yang disertai demam, kelelahan, nyeri otot, nyeri sendi atau bengkak

Meski sudah mengetahui tentang penyakit psoriasis, lebih baik tidak melakukan diagnosa sendiri. Sehingga lebih baik untuk bertanya kepada Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin. Salam. (why-red)

Sumber  P2PTM Kemenkes RI